Makam Gunung Puyuh Kenang Perjuangan Pahlawan Nasional Cut Nyak Dien

0
12
Rangkaian Kunjungan Kemenbud RI

JURNALIFE.COM – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dalam rangkaian kunjungan budaya mengunjungi kompleks Makam Gunung Puyuh yang terletak di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (17/01/2026). Lawatan tersebut merupakan bentuk refleksi nilai-nilai perjuangan dari Cut Nyak Dien, salah satu pahlawan nasional yang disemayamkan di kompleks Makam Gunung Puyuh.

Pada ziarah tersebut, Menbud Fadli menyampaikan, Cut Nyak Dien merupakan tokoh pahlawan yang melambangkan semangat nasionalisme tanpa henti. Meskipun mengalami berbagai penderitaan dan pengasingan jauh dari tanah kelahirannya, semangat Cut Nyak Dien tidak pernah padam.

“Di sinilah tempat pemakaman dari salah satu pahlawan nasional, tokoh pejuang besar yang berasal dari Aceh, yaitu Cut Nyak Dien. Beliau merupakan salah seorang pemimpin Perang Aceh sekaligus tokoh yang sangat fenomenal, yang mana kita tahu perjuangannya yang gigih, terutama dalam melawan imperialisme – kolonialisme Belanda di Aceh,” ungkap Menbud Fadli.

Menteri Kebudayaan juga menegaskan posisi strategis Sumedang sebagai wilayah yang mengabadikan sejarah perjuangan Cut Nyak Dien di masa pengasingannya. Ia menjelaskan, “Cut Nyak Dien memimpin perjuangan selama puluhan tahun, sampai akhirnya ditawan oleh Belanda, kemudian dibawa ke Batavia dan dibuang ke Sumedang. Di Sumedang, beliau dirawat oleh Ki Haji Sanusi yang juga seorang ulama besar dari Sumedang. Sebab, Cut Nyak Dien, menurut riwayatnya, hanya bisa berbicara bahasa Aceh dan bahasa Arab,” kata Fadli.

Kawasan Makam Gunung Puyuh dapat menjadi motor penggerak ekonomi Kabupaten Sumedang. Menbud menyebutkan sejumlah unsur yang dapat mendukung ekonomi kreatif sekitar, salah satunya dengan mengenalkan film kepahlawanan Cut Nyak Dien. “Cut Nyak Dien adalah salah satu pahlawan nasional yang telah dibuatkan film, dan tentu sangat fenomenal ketika itu. Dari film itu, kita bisa saksikan riwayat perjuangan Cut Nyak Dien yang luar biasa,” tegas Menteri Fadli.

Makam Gunung Puyuh merupakan kompleks pemakaman bangsawan Sumedang yang terletak di dataran tinggi Sumedang. Situs tersebut dinilai istimewa karena menjadi tempat peristirahatan terakhir pahlawan nasional Cut Nyak Dien, pejuang asal Aceh yang diasingkan ke Sumedang hingga wafatnya. Selain itu, terdapat juga makam para Bupati Sumedang dan Pangeran Sugih beserta keturunan, menjadikannya sebagai destinasi wisata religi dan sejarah di Kabupaten Sumedang.

Hadir dalam peninjauan ini, di antaranya Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayuda; Direktur Sejarah dan Permuseuman, Agus Mulyana; serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Jawa Barat, Retno Raswaty. Turut hadir pula Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir beserta jajaran pemerintah Kabupaten Sumedang; serta Ketua Umum Asosiasi Museum Indonesia, Putu Supadma Rudana.

Mengakhiri ziarah, Menteri Fadli berharap nilai-nilai patriotisme dari pahlawan-pahlawan nasional seperti Cut Nyak Dien dapat menjadi inspirasi bagi generasi mendatang. “Mudah-mudahan kita, khususnya generasi muda dapat menghargai dan meneladani tokoh-tokoh pejuang kita seperti Cut Nyak Dien,” pungkas Menbud.

Sumber Kementerian Kebudayaan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here