Pabrik VinFast Subang Didemo Warga Lokal, Ini Tanggapan Manajemen

0
95
Pabrik Vinfast di Subang
Pabrik Vinfast di Subang segera beroperasi, serap 1.000 tenaga kerja

JURNALIFE – Tak lama setelah resmi beroperasi, pabrik mobil listrik VinFast di Subang, Jawa Barat, dilaporkan mendapat aksi unjuk rasa dari warga lokal. Aksi tersebut dipicu oleh tuntutan agar perusahaan lebih memprioritaskan masyarakat sekitar dalam penyerapan tenaga kerja.

Aksi demo itu terekam dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah warga yang mengaku berasal dari lingkungan sekitar pabrik mendatangi area fasilitas produksi VinFast. Mereka menyuarakan kekecewaan dan mendesak manajemen agar memberikan porsi lebih besar bagi tenaga kerja lokal.

Menanggapi isu tersebut, CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menegaskan bahwa perusahaan asal Vietnam itu berkomitmen memprioritaskan tenaga kerja lokal, khususnya dari Subang dan Jawa Barat.

“Secara penyerapan tenaga kerja tentu kita prioritaskan lokal, baik dari masyarakat Subang pada khususnya dan warga Jawa Barat pada umumnya,” ujar Kariyanto, dikutip dari Uzone.id.

Ia juga menyampaikan bahwa VinFast menyiapkan program transfer teknologi agar masyarakat sekitar memiliki kompetensi dan mampu bersaing di industri kendaraan listrik yang terus berkembang. Namun, hingga saat ini pihak VinFast belum memberikan penjelasan lebih rinci terkait mekanisme rekrutmen maupun jumlah tenaga kerja lokal yang akan diserap.

Seperti diberitakan sebelumnya, pabrik VinFast di Subang diresmikan sebagai bagian dari fase pertama investasi perusahaan di Indonesia dengan nilai mencapai 300 juta dolar AS atau sekitar Rp4,8 triliun. Pada tahap awal ini, kapasitas produksi pabrik dipasang hingga 50 ribu unit kendaraan per tahun.

VinFast juga berkomitmen mengembangkan fasilitas tersebut ke fase berikutnya. Total nilai investasi hingga seluruh lahan terutilisasi diperkirakan mencapai sekitar Rp16 triliun. Jika seluruh fase pengembangan selesai, kapasitas produksi pabrik diproyeksikan meningkat dari 50 ribu unit menjadi 350 ribu unit mobil per tahun.

Untuk tahap awal produksi, VinFast akan memproduksi beberapa model, antara lain VF3, VF5, VF6, VF7, serta MPV Limo Green yang diperkirakan mulai dipasarkan pada Maret 2026.

Selain mobil listrik, VinFast juga membuka peluang untuk terjun ke industri motor listrik di Indonesia. Dengan demikian, pabrik di Subang tidak menutup kemungkinan akan difungsikan sebagai basis produksi kendaraan roda dua listrik di masa mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here