JURNALIFE.COM – Prabu Siliwangi merupakan sosok legendaris dalam sejarah dan budaya Sunda. Ia dikenal sebagai raja besar dari Kerajaan Pajajaran yang berpusat di wilayah yang kini dikenal sebagai Bogor. Nama aslinya sering dikaitkan dengan Sri Baduga Maharaja, raja yang memerintah sekitar abad ke-15 hingga awal abad ke-16 dan membawa Pajajaran pada masa kejayaan.
Namun, hingga kini keberadaan makam Prabu Siliwangi masih menjadi perdebatan. Tidak ada catatan sejarah pasti yang menyebutkan lokasi makamnya secara jelas. Hal ini membuat beberapa tempat di Jawa Barat diyakini masyarakat sebagai lokasi peristirahatan terakhir sang raja.
Beberapa Lokasi yang Diyakini sebagai Makam Prabu Siliwangi
- Kawasan Batu Tulis, Bogor
Di sekitar Prasasti Batu Tulis, terdapat kepercayaan bahwa wilayah ini berkaitan erat dengan Prabu Siliwangi. Prasasti tersebut dibuat untuk mengenang Sri Baduga Maharaja. Meski tidak secara langsung disebut sebagai makam, kawasan ini dianggap sakral dan sering dikaitkan dengan jejak terakhirnya.
- Gunung Salak
Gunung Salak juga sering disebut dalam cerita rakyat sebagai tempat moksa (menghilang secara spiritual) Prabu Siliwangi. Dalam tradisi Sunda, moksa berarti tidak meninggalkan jasad secara fisik, sehingga tidak ada makam dalam arti sebenarnya.
- Pandeglang dan Sukabumi
Beberapa wilayah di Banten dan Jawa Barat, termasuk daerah sekitar Pandeglang dan Sukabumi, juga memiliki situs yang oleh masyarakat setempat disebut sebagai makam Prabu Siliwangi. Biasanya berupa petilasan atau tempat yang diyakini pernah disinggahi sang raja.
Antara Sejarah dan Legenda
Sebagian sejarawan berpendapat bahwa Prabu Siliwangi kemungkinan besar tidak dimakamkan secara umum seperti raja-raja lain, melainkan “moksa” sesuai dengan kepercayaan Hindu-Sunda saat itu. Oleh karena itu, makam yang ada lebih bersifat simbolis atau petilasan.
Di sisi lain, kuatnya pengaruh budaya dan spiritualitas dalam masyarakat Sunda membuat sosok Prabu Siliwangi tidak hanya dipandang sebagai tokoh sejarah, tetapi juga figur mitologis yang dihormati hingga kini.
Makam Prabu Siliwangi mungkin tidak dapat dipastikan secara historis, tetapi jejak dan pengaruhnya tetap hidup dalam budaya Sunda. Baik melalui situs-situs petilasan, prasasti, maupun cerita rakyat, nama Prabu Siliwangi tetap menjadi simbol kejayaan dan kebanggaan masyarakat Jawa Barat



































